Translate

Kamis, 22 November 2012

We Will Not Go Down


Michael Heart adalah salah satu dari jutaan orang di dunia ini yang tersentuh menyaksikan serangan membabibuta israel ke wilayang Palestina di Gaza pada akhir 2008 dan awal 2009. Lagu we will not go down pun lahir sebagai dukungannya buat korban yang mencapai 1300 lebih saat itu.

Pekan lalu saat Gaza kembali menjadi target serangan demi serangan yang dilancarkan militer israel, lagu ini pun kembali sering kita dengar. Berbagai tayangan televisi, setidaknya di Indonesia berulang kali menggunakan lagu ini sebagai back sound footage yang menggambarkan kekejaman israel kepada bangsa Palestina dengan dalih membela diri atau melindungi rakyatnya...(bullshit...!!!)

Michael Heart lahir di Suriah tumbuh di Swiss - Austria dan akhirnya Amerika. Michael adalah anak duta besar di Suriah ini memiliki nama asli Annas Allaf. Dia adalah lulusan dari sebuah lembaga pendidikan di bidang rekaman audio di Los Angels. Dia menggunakan nama panggungnya Michael Heart untuk album musiknya yang bergenre pop/rock sejenis Bryan Adams.

Michael kecil belajar bermain gitar dan piano pada usia 10 tahun. Kemampuannya mencipta karya musik dan keahliannya di bidang recording sound engineer membuatnya sering bekerja sama dengan musisi dunia seperti Phil Collins, David Foster, Al Jerreau dan lain lain. (disadur dengan sedikit perubahan redaksional dari Republika,23 November 2012)

We Will Not Go Down....!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar