Translate

Minggu, 19 Agustus 2012

Pro Audio : Digital Snake Cable

Terjadi sejak tahun 2000an, setiap nonton live show band, saya sering memperhatikan snake cable. Ada sound engineer yang pintar menyembunyikan sehingga dari FoH ke Stage seperti tidak ada kablel penghubung (Snake Cable). Kalau pertunjukan itu diselenggarakan di gedung yang memang diperuntukkan live show biasanya desain gedung sudah menyediakan "gorong gorong: khusus untuk snake cable ini. Tapi kalau venuenya di tempat umum seperti gedung pertemuan yang tidak ada fasilitas "gorong-gorong" maka setting FoH menjadi siksaan bagi sound engineer.

Saya sering berfikir, mengapa snake cable tidak dibuat wireless saja, sehingga dimanapun kita setting FoH tidak perlu repot repot menyembunyikan snake cable. Mengingat technologi wireless sekarang sudah cukup maju, mestinya ada alat untuk mengganti snake cable yang "bulky" itu. Iseng iseng kami buat snake cable dengan memodifikasi beberapa mikrofon nirkabel. Hasilnya kurang memuaskan, cross talk dibeberapa channelnya. Saya berpikir lagi.... pasti di dunia ada IC atau sejenis Micro-processor yang dapat diprogram untuk kepentingan ini.

Karena kelelahan berpikir dan tidak ketemu solusinya, obsesi saya itu mengendap walaupun tidak pernah hilang. Dalam rangka peringatan kemerdekaan 17 Agustus yang lalu, ingatan saya tentang snake cable muncul lagi gara gara disuruh setting sound system untuk pementasan band. Dendam kesumat membara...!!!

Kemarin saya browsing dan ternyata memang ada produsen wireless snake. Entah bagaimana kualitasnya. Tapi at least sudah ada, jadi dunia pro audio akan lebih semarak dan dendam saya sedikit terobati... Bagi teman teman yang hobby pro audio kalau punya pengalaman setting dengan alat ini tolong sharing dong... bagaimana kualitasnya dan apa kendalanya.

Yang mau lihat lihat produknya bisa ditemukan di : http://www.networksound.com/index.php/products/ds/analog/mlls

Semoga bermanfaat..




Sabtu, 18 Agustus 2012

Renungan Idul Fitri 1433 H (2012)

Malam Takbir di KOta Santri

Setelah sebulan berpuasa di bulan Ramadhan, ummat Islam hari ini 19 Agustus 2012 yang bertepatan dengan 1 Syawal 1433 H, merayakan Hari Kemenangan, Hari Kesucian atau Idul Fitri.  Hari dimana manusia seperti terlahir kembali dengan kebersihan jiwa. seperti kepompong yang menjadi kupu kupu...terbang... terbang...terbang.

Tadi malam jalan jalan utama di kota dan kabupaten Pekalongan benar benar padat oleh lautan manusia mengendarai ribuan kendaraan roda dua, truk truk yang over capacity lengkap dengan tetabuhan dan sound system. Ada yang bertakbir Allahu Akbar...Allahu Akbar sambil tangan kiri mendekap cewek di sampingnya dan tangan kanan terselip rokok yang masih menyala. Sementara truk di sebelahnya yang penuh dengan anak muda laki dan perempuan teriak teriak seperti orang kesurupan di sela sela lagu dangdut yang dibunyikan melalui sound system sewaan. Sesekali mereka menyalakan petasan dan kembang api. Sorak sorai riuh rendah seakan mereka baru bebas dari penjara Al Catraz yang legendaris itu. atau seperti anak SMA baru lulus ujian nasional yang sensasional itu.

Tidak sengaja saya terjebak di antara lautan manusia itu. Saya memperhatikan tingkah laku mereka sungguh sungguh sangat tidak Islami. Saya tidak tahu apa yang sebetulnya terjadi dengan masyarakat ini? Apa yang sedang mereka rayakan? Laki laki perempuan saling merapat berdesakan di atas truk yang padat, berdekapan erat di atas motor motor yang meraung raung memekakkan telinga... astaghfirullah...inilah potret generasi muda Islam dalam merayakan hari kemenangan, hari kesucian... Sungguh yang mereka lakukan lebih KAFIR dari orang kafir merayakan tahun barunya.

Saya bertanya tanya dalam hati, apakah selama bulan puasa mereka juga berpuasa? mengaji? sholat tarawih? kalau ya...kemana sisa/ kesan ibadah yang mereka telah lakukan? Rupanya generasi muda Islam sudah mengikuti gaya hidup sekuler. Ibadah itu kalau di masjid atau di majlis taklim, di luar itu bebas lepas seperti anak panah meninggalkan busurnya.

Setelah tiga jam terjebak dalam kerumunan "orang orang yang menang dan fitri" itu, saya sampai di rumah jam satu dini hari. Sementara di masjid dekat rumah beberapa jamaah sedang membersihkan masjid dan menyiapkan untuk pelaksanaan sholat Idul Fitri esok hari.

Taqobbalallahu minna wan minkum, shiamana wa shiamikum. Kullu aamin wa antum bikhoirin - Minal aidin wal faizin... Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1433 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin.

 


 

Selasa, 07 Agustus 2012

Akan Diserbu Pengungsi

Dalam beberapa bulan mendatang ini perkiraan saya Blogspot akan diserbu banyak anggota baru. Apa pasal? ada pengungsi dari jejaring sosial tetangga yang anggotanya sudah jutaan orang akan ditutup. CEOnya sudah mengirim surat terbuka kepada seluruh komunitasnya bahwa Desember tahun 2012 ini layanan blog akan ditiadakan. Reaksipun bermunculan, ada yang ngomel2 ga karuan, ada yang mboikot, tapi tampak dari semuanya hanya bisa pasrah. Penutupan hanya soal waktu. Saya mungkin akan lebih aktiv disini. Koleksi musik saya yang sudah ratusan posting di sana akan saya pindahkan kesini secara bertahap. Karena proses uploadnya berbeda. Sayapun akan lebih banyak mengenal karakter blog ini, yang sebetulnya tampilannya lebih baik. Hanya saya belum familiar saja. Dengan berjalannya waktu mudah mudahan saya bisa memperbaiki kemampuan saya dalam menyajikan konten dari blog ini. Dengan nama blog yang sama dengan blog lama saya di blog tetangga, maka konsep aliran musik yang tadinya di sini hanya untuk lagu lagu progressive rock akan berubah menjadi agak generalist. Tapi tetap mengusung musik indah dari suatu jaman (say it JADOEL).

Ayo rek siap siap ngungsi, ojo lali omahe sing ate digusur dikosongno.... koleksi lagu laguku arep tak pindah nang kene : http://czechnya.blogspot.com/2011_10_01_archive.html

Iklan Rokok di Pekalongan

Terhitung sejak 1 Juli 2012 pemkot Pekalongan mengeluarkan perda pelarangan iklan rokok. Saya termasuk orang yang paling bahagia dengan keberadaan larangan ini. Kenapa begitu? Data WHO menyatakan bahwa kematian yang dipicu oleh kebiasaan merokok di negeri ini mencapai 400000 orang per tahun atau sekitar 1095 orang per hari..mati sia sia (terhitung bunuh diri?) bayangkan !!! Memang sudah sangat parah kehidupan di kota Pekalongan. Hampir semua orang dari tukang becak sampai pejabat semua kecanduan rokok dan mereka sama sekali tidak toleran kepada orang sekitar yang tidak merokok. Orang miskin dan orang kaya, orang pintar dan orang bodoh, bajingan maupun kyai semuanya sama sama perokok. Walaupun MUI dan PP Muhammadiyah sudah menfatwakan keHARAMAM merokok mereka tetap saja merokok tanpa dosa, bahkan pengurus Muhammadiyah juga tetap merokok tanpa peduli larangan atau fatwa haram tersebut. Melalui tulisan ini saya menghimbau kepada saudara saudaraku, apapun agamamu... berhentilah merokok, sebelum r0kok menghentikan nafasmu. Hidup sehat dan sejahtera tanpa rokok Wassalam. Liem

Iklan Rokok di Pekalongan

Terhitung sejak 1 Juli 2012 pemkot Pekalongan mengeluarkan perda pelarangan iklan rokok. Saya termasuk orang yang paling bahagia dengan keberadaan larangan ini. Kenapa begitu? Data WHO menyatakan bahwa kematian yang dipicu oleh kebiasaan merokok di negeri ini mencapai 400000 orang per tahun atau sekitar 1095 orang per hari..mati sia sia (terhitung bunuh diri?) bayangkan !!! Memang sudah sangat parah kehidupan di kota Pekalongan. Hampir semua orang dari tukang becak sampai pejabat semua kecanduan rokok dan mereka sama sekali tidak toleran kepada orang sekitar yang tidak merokok. Orang miskin dan orang kaya, orang pintar dan orang bodoh, bajingan maupun kyai semuanya sama sama perokok. Walaupun MUI dan PP Muhammadiyah sudah menfatwakan keHARAMAM merokok mereka tetap saja merokok tanpa dosa, bahkan pengurus Muhammadiyah juga tetap merokok tanpa peduli larangan atau fatwa haram tersebut. Melalui tulisan ini saya menghimbau kepada saudara saudaraku, apapun agamamu... berhentilah merokok, sebelum r0kok menghentikan nafasmu. Hidup sehat dan sejahtera tanpa rokok Wassalam. Liem