Translate

Selasa, 07 Agustus 2012

Iklan Rokok di Pekalongan

Terhitung sejak 1 Juli 2012 pemkot Pekalongan mengeluarkan perda pelarangan iklan rokok. Saya termasuk orang yang paling bahagia dengan keberadaan larangan ini. Kenapa begitu? Data WHO menyatakan bahwa kematian yang dipicu oleh kebiasaan merokok di negeri ini mencapai 400000 orang per tahun atau sekitar 1095 orang per hari..mati sia sia (terhitung bunuh diri?) bayangkan !!! Memang sudah sangat parah kehidupan di kota Pekalongan. Hampir semua orang dari tukang becak sampai pejabat semua kecanduan rokok dan mereka sama sekali tidak toleran kepada orang sekitar yang tidak merokok. Orang miskin dan orang kaya, orang pintar dan orang bodoh, bajingan maupun kyai semuanya sama sama perokok. Walaupun MUI dan PP Muhammadiyah sudah menfatwakan keHARAMAM merokok mereka tetap saja merokok tanpa dosa, bahkan pengurus Muhammadiyah juga tetap merokok tanpa peduli larangan atau fatwa haram tersebut. Melalui tulisan ini saya menghimbau kepada saudara saudaraku, apapun agamamu... berhentilah merokok, sebelum r0kok menghentikan nafasmu. Hidup sehat dan sejahtera tanpa rokok Wassalam. Liem

3 komentar: