Translate

Minggu, 02 September 2012

Perda Tentang Iklan Susu Formula

Setelah iklan rokok dilarang di kota Pekalongan bulan Juli lalu, giliran iklan susu formula juga dilarang di Pekalongan dengan Perda yang diterbitkan Agustus lalu.

Pelarangan ini dimaksudkan agar mendorong para ibu untuk menyusui anaknya. Rumah sakit bersalin juga dilarang memberi susu formula kepada bayi tanpa meminta ijin kepada ibunya dan harus memberi kesempatan seluas luasnya kepada ibunya untuk memberi ASI bayinya.

Memang gerakan pemberian ASI kepada para bayi akan banyak manfaatnya. Dari aspek apapun pasti lebih menguntungkan. Ekonomi, psikologi, KB dan kesehatan semuanya menguntungkan.

Ekonomi jelas tidak perlu pengeluaran ekstra untuk beli susu formula, memasak air buat susu formula, membeli botol susu dan perlengkapannya. Keuntungan psikologis, sambil memberi susu ibu dan bayinya merajut kasih sayang yang sesungguhnya, dekapan hangat sang ibu membuat si bayi akan merasa nyaman, aman dan damai. Keuntungan KB, ternyata ibu yang menyusui tidak mudah hamil, alias penjarangan kelahiran secara alamiah. Kesehatan ibu menyusui lebih terjamin dan terhindar dari kanker payudara. Jadi ternyata Tuhan telah memberi semuanya, sementara manusia dengan "ilmu-sok tahunya" merusak keselarasan yang sudah baik.

Mari kita dukung gerakan pemberian ASI. Dan kepada para ibu pecandu rokok, please berhentilah demi bayi anda...agar tidak meracuni diri Anda dan generasi penerus...!!!

1 komentar: